Setiap memasuki bulan
Ramadhan warga babakan kota Tangerang mengadakan keramas Bersama di sungai
cisadane yang dilakukan setelah ba’da ashar. Seluruh warga babakan Nampak
memadati sungai cisadane. Dari usia yang muda hingga yang tua pun ada disana
ikut menyaksikan tradisi tersebut.
Tradisi keramas di sungai cisadane,
Kota Tangerang diyakini memiliki banyak makna bagi umat Islam yang akan
menjalani puasa Ramadhan.
Makna
pertama tradisi keramas bersama adalah rasa gembira warga Babakan menyambut bulan suci Ramadhan.
"Seperti
kata nabi, barangsiapa bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan, maka haram baginya api
neraka”
Makna selanjutnya dari keramas di sungai
Cisadane tersebut adalah untuk membersihkan diri sebelum berpuasa,
sehingga ibadah puasa bisa menjadi lebih khusuk.
Warga babakanpun
tidak ada yang mengetahui sejak kapan tradisi keramas bersama
diadakan.
Tetapi
yang pasti warga sekitar meyakini menjalani tradisi keramas bersama di sungai cisadane ini secara turun-temurun.
.jpeg)
Note: Pokok nya harus bisa nyelem dan renang 😁😂
BalasHapus